Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah Swt. Di dalamnya terdapat banyak keutamaan dan amalan-amalan yang pahalanya akan berlipat ganda, salah satunya adalah puasa Dzulhijjah.

Pada bulan Dzulhijjah, umat muslim yang mampu dapat menunaikan ibadah haji ke Makkah untuk memenuhi pilar rukun Islam yang nomor lima. Bagi umat muslim yang belum mampu untuk menunaikan ibadah tersebut dapat melakukan amalan lain dalam bulan Dzulhijjah, seperti sedekah, shalat, berkurban, dan puasa.

Puasa Dzulhijjah

Dalil Puasa Dzulhijjah

Anjuran untuk meningkatkan amalan-amalan sunnah saat bulan Dzulhijjah terdapat dalam hadis berikut:

Rasulullah Saw. berkata: Tiada ada hari lain yang disukai Allah Swt. untuk beribadah seperti sepuluh hari ini. (HR At-Tirmidzi)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa Allah Swt. menyukai semua amalan saleh pada bulan Dzulhijjah.

Meski tidak disebutkan setiap amalannya secara implisit, kebanyakan ulama menggunakan hadis tersebut sebagai dalil anjuran puasa sembilan hari pada bulan Dzulhijjah. Ibnu Majah memberi judul bab hadis di atas dengan shiyamul ‘asyr atau puasa sepuluh hari.

Pemberian judul hadis dapat menunjukkan pemahaman seorang rawi terhadap hadis yang diriwayatkan. Dengan demikian, Ibnu Majah sebagai perawai secara eksplisit menjadikan hadis tersebut sebagai dalil kesunahan puasa.

Meski judul hadis tersebut adalah puasa sepuluh hari, dalam praktiknya puasa Dzulhijjah hanya berlangsung selama sembilan hari, yaitu pada tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah. Sementara itu, tanggal 10 Dzulhijjah merupakan hari raya Idul Adha. Pada hari tersebut umat muslim tidak boleh berpuasa.

Terkait maksud shiyamul ‘asyr tersebut, Al-Mubarakfuri mengutip dari An-Nawawi dalam Tuhfatul Adzhawi menjelaskan sebagai berikut:

والمراد بالعشر ها هنا الأيام التسعة من أول ذي الحجة

Yang dimaksud dengan sepuluh hari di sini ialah sembilan hari, terhitung dari tanggal satu Dzulhijjah.

Sesuai dengan janji Allah Swt. yang akan melipat gandakan pahala hamba-Nya yang melakukan kebaikan dan amal saleh pada bulan Dzulhijjah, pelaksanaan puasa sunah pada bulan ini pun akan mendapat ganjaran yang berlipat ganda. Wallahu a’lam.

Masjid Nusantara memiliki program Kurban Masjid Pelosok. Program ibadah kurban untuk disalurkan ke daerah pelosok yang minim kurban, bahkan di daerah yang belum pernah merasakan daging kurban. Temukan informasi lebih lanjut dengan cara klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *