May 17, 2026

Amalan Dzulhijjah bagi Muslim yang Tidak Sedang Berhaji

Di saat jutaan umat Muslim memadati Tanah Suci, mengenakan kain ihram dan mengangkat tangan mereka di Padang Arafah. Tak sedikit hati yang ikut bergetar dari kejauhan, melihat hanya lewat layar ponsel.

Ada doa yang pelan-pelan diucapkan di hati banyak orang:

“Ya allah, semoga suatu hari nanti aku bisa memenuhi panggilan Mu untuk datang ke sana

(melakukan ibadah Haji di Tanah Suci).”

Ternyata, Dzulhijjah bukan hanya tentang mereka yang sedang berhaji di Tanah Suci. Ada amalan Dzulhijjah yang menjadi kesempatan bagi setiap Muslim menguatkan kembali hubungannya dengan Allah ﷻ.

Karena sejatinya, perjalanan menuju Allah ﷻ dimulai dari setiap hati yang rindu dan menginginkan untuk bisa kembali kepada-Nya.

Puasa Sunnah di Bulan Dzulhijjah

Salah satu amalan yang dianjurkan pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah adalah puasa sunnah Dzulhijjah.

Puasa ini dilaksanakan sejak tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah, dengan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah yang menjadi puasa paling utama bagi Muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji.

Berikut adalah lafaz niat puasa di bulan Dzulhijjah yang dapat dilafalkan pada malam hari atau siang hari jika belum makan atau minum.:

Niat puasa 1-7 Dzulhijjah

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’âlâ.“

Niat puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta’âlâ

Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’âlâ.” 

Niat puasa Arafah (9 dzulhijjah)

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ

“Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’âlâ.”

Memperbanyak Amalan yang Sering Dilupakan

Kadang kita merasa belum mampu melakukan amalan-amalan besar. Padahal di bulan Dzulhijjah ini, amalan sederhana yang ringan pun bisa menjadi sangat bernilai di sisi Allah ﷻ.

Sobat Masjid bisa mulai dari memperbanyak dzikir, seperti tahmid, takbir dan tahlil, memperbanyak membaca Al-Qur’an, menjaga sholat lima waktu, memperbanyak doa, membantu orang tua, menjaga lisan, menjaga hati dan menjaga pikiran, hingga mulai bersedekah dengan konsisten di 10 hari bulan Dzulhijjah meski dalam jumlah kecil.

Hal-hal sederhana seperti mengirim makanan kepada tetangga, menahan amarah, menghindari ghibah atau meluangkan waktu untuk mendoakan orang lain juga termasuk amal baik yang dicintai Allah ﷻ . 

Amalan Dzulhijjah, seharusnya tidak membuat kita fokus pada amalan besar seperti beribadah naik haji saja, tetapi momen di bulan ini juga melatih kita untuk konsisten melakukan kebaikan kecil yang sering dilupakan.

Dzulhijjah bukan hanya milik mereka yang sedang berhaji. Bulan ini juga menjadi ruang bagi siapa saja yang ingin memperbaiki diri, mengetuk kembali pintu ampunan Allah ﷻ  dan menjaga hati agar tetap dekat kepada-Nya, dimana pun berada.

Kepedulian di Bulan Dzulhijjah

Di bulan Dzulhijjah ini, kita diajarkan bahwa mendekat kepada Allah ﷻ tidak hanya dilakukan lewat ibadah personal saja, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama.

Kita bisa mengingat kembali semangat pengorbanan yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim عَلَیهِ‌ السَّلام bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, tetapi juga tentang belajar mendahulukan Allah ﷻ dan peduli terhadap sekitar.

Masih banyak saudara Muslim di berbagai daerah yang hidup dengan keterbatasan. Ada yang jarang menikmati daging kurban, ada pula masjid-masjid kecil di pelosok yang tetap berjuang menjadi pusat ibadah dan kegiatan masyarakat.

Karena itu, Dzulhijjah menjadi pengingat bahwa ibadah terbaik seringkali lahir dari hati yang mau berbagi dan membantu.

Jangan biarkan saudara kita di pedalaman merayakan hari raya dalam keterbatasan.

Mari jadikan momentum Dzulhijjah tahun ini sebagai bukti nyata kepedulian kita!

Melalui program yang ada di Masjid Nusantara, Sobat Masjid bisa mengalirkan kebahagiaan ibadah kurban hingga ke wilayah yang paling membutuhkan.

Yuk salurkan kurban terbaikmu ke pelosok disini:  [Kurban Masjid Pelosok]

Sumber foto: Mustain ruddin – Unsplash.

Categories: Artikel