Berita Event masjid nusantara inspirasi penyaluran program

Mengapresiasi Tugas Mulia Marbot, Masjid Nusantara Hadiahkan Ustad Karsa Rumah Layak Huni 

GARUT – Kesejahteraan hidup para marbot dan guru ngaji seringkali tidak mendapatkan perhatian. Padahal ini merupakan profesi yang sangat mulia. Sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian marbot dan guru ngaji, Masjid Nusantara menghadiahkan Rumah Layak Huni untuk mereka.

Salah satu yang terpilih ialah Ustad Karsa beserta istri, marbot yang telah mengabdi selama 20 tahun menjadi marbot di Masjid Al-Hidayah, Kampung Pangkalan Desa Sindangratu Kec. Wanaraja Kab. Garut. Tugas ini mereka jalani dengan sukarela tanpa gaji, semata-mata untuk mencari keridhoan Allah.

Peresmian pembangunan rumah layak huni ini diselenggarakan pada Minggu, (2/11/2020) kemarin. Seremoni penyerahan rumah ini pun diselimuti rasa haru.

“Saya beserta keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada donatur Masjid Nusantara atas bantuan rumahnya. Kami sekeluarga tidak menyangka antara percaya dan tidak percaya, rumah kami yang seadanya ini kini telah direnovasi. Kami sangat-sangat bersyukur, mudah-mudahan Allah membalas kebaikan para donatur, semoga menjadi keberkahan untuk kita semua,” ucap Ust Karsa sambil berkaca-kaca.

 

Ustad Karsa dan istri sehari-hari bekerja mencetak batu bata tidak jauh dari kediamannya. Pekerjaan ini mereka lakoni disela-sela tugas sebagai marbot dan guru ngaji. Sementara rumah yang mereka tinggali sejak tahun 1999 itu kondisinya pun sangat memprihatinkan. Penghasilan yang seadanya membuat Ust dan keluarga tak cukup mampu untuk merenovasi rumah dari kerusakan.

Direktur Masjid Nusantara Pras Purworo mengatakan rumah yang beliau tinggali bersama keluarga sebelumnya memang tidak layak huni. Dindingnya dari bambu yang sudah lapuk, atap banyak yang bocor dan dikhawatirkan ambruk.

“Jadi, kami membersamai para donatur memutuskan untuk memberikan hadiah rumah layak huni untuk mereka. Alhamdulillah, dalam waktu 20 hari rumah Ust sudah kami bedah menjadi rumah yang layak huni. Pemberian ini sudah sangat layak beliau terima melihat pengabdian dan tanggung jawab beliau yang sangat mulia,” kata Pras.

Keberadaan masjid, lanjutnya, memang tak bisa lepas dari peran marbot atau orang yang menjaga dan mengurus masjid. Tanpa marbot, masjid akan kurang nyaman dan aman sebagai tempat ibadah.

“Oleh karena itu, saya berharap kepedulian kita kepada para Marbot dan guru ngaji ini terus ditingkatkan karena peran mereka sungguh vital bagi umat Islam,” pungkasnya.

Sementara Camat Wanaraja Mia Herlina yang hadir dalam peresmian mengucapkan banyak terima kasih kepada Masjid Nusantara yang telah peduli dengan kesejahteraan para Marbot. Ia juga turut mengapresiasi masyarakat Kampung Pangkalan yang kompak bergotong royong membangun rumah Ustadz Karsa.

“Luar biasa, rumah Ust berhasil dibedah dalam waktu 20 hari. Selain Masjid Nusantara yang memperkrasai bantuan ini, saya juga terkesan dengan masyarakat disini yang semuanya ikut bergotong royong mensukseskan pembangunan. Gotong royong seperti ini harus kita lestarikan,” jelasnya.