Artikel

Bolehkah Menyimpan Daging Kurban Melewati Hari Tasyrik?

Ketentuan waktu penyimpanan daging kurban mengalami perbedaan pendapat di kalangan ulama. Sebagian ulama mengatakan bahwa batas waktu menyimpan daging kurban adalah selama hari tasyrik. Pendapat lainnya mengemukakan bahwa menyimpan daging kurban hingga lewat hari tasyrik diperbolehkan.

Menyimpan daging kurban

BOLEHKAH MENYIMPAN DAGING KURBAN LEBIH DARI TIGA HARI?

Melansir dari nuonline.com, Rasulullah Saw. pernah melarang para sahabat untuk menyimpan daging kurban selama lebih dari tiga hari atau sampai melewati hari tasyrik.

Pada saat itu, Rasulullah Saw. meminta para sahabat untuk mengonsumsi daging kurban sesuai kebutuhan selama tiga hari. Selebihnya, Rasulullah Saw. menganjurkan untuk menyedekahkan daging kurban.

Selain itu, Rasulullah Saw. juga memberi waktu tiga hari untuk para sahabat mendistribusikan daging kurban kepada umat yang membutuhkan. Kritisnya kondisi ekonomi masyarakat membuat pembagian daging kurban dipercepat supaya semua orang dapat segera menikmatinya.

Setelah masa krisis ekonomi di tengah masyarakat membaik, Rasulullah Saw. mencabut larangan penyimpanan daging kurban melebihi hari tasyrik. Dengan demikian, para sahabat mendapat izin untuk mengawetkan daging kurban lebih dari tiga hari atau hingga melewati hari tasyrik.

Dalam kitab Mughnil Muhtaj ila Ma’rifati Ma’anil Minhaj terdapat kutipan sebagai berikut:

Peringatan: tidak makruh menyimpan daging kurban dan daging dam. Pekurban dianjurkan menyimpan sepertiga daging yang memang dialokasikan untuk dikonsumsi. Dulu penyimpanan daging melebihi tiga hari sempat diharamkan tetapi kemudian dibolehkan berdasarkan sabda Rasulullah saw ketika para sahabat kembali bertanya kepadanya, ‘Dulu memang kularang kalian menyimpannya karena tamu. Kini Allah memberikan kelapangan-Nya. Oleh karena itu, simpanlah daging yang telah jelas bagimu

Dengan demikian, dapat diambil simpulan bahwa batas waktu penyimpanan daging kurban tergantung pada pemerataan, terutama jika suatu daerah sedang mengalami kesulitan pangan atau ada pihak yang membutuhkan. Wallahu a’lam.

Masjid Nusantara memiliki program Kurban Masjid Pelosok. Program ibadah kurban untuk disalurkan ke daerah pelosok yang minim kurban, bahkan di daerah yang belum pernah merasakan daging kurban. Temukan informasi lebih lanjut dengan cara klik di sini.