Mar 6, 2026

Nuzulul Qur’an: Momentum Istimewa di 17 Ramadhan

Nuzulul Qur’an ialah momentum malam istimewa yang selalu dinantikan oleh para umat muslim diseluruh dunia, sebagai momen untuk mendekatkan diri dan menguatkan hubungan dengan Al-Qur’an pada malam 17 bulan Ramadhan.

Untuk tahun ini, malam Nuzulul Qur’an jatuh pada tanggal 07 Maret 2026. 

Lalu, bagaimana cara terbaik kita untuk menyambut malam Nuzulul Qur’an? kemudian, apa saja amalan-amalan spesial yang menjadi momentum penting dalam meningkatkan spiritual umat Muslim di malam tersebut?

Sejarah Nuzulul Qur’an

Sejarah Nuzulul Quran bermula dari peristiwa Rasulullah SAW yang menerima wahyu pertamanya yaitu surah Al Alaq ayat 1-5 melalui Malaikat Jibril di Gua Hira pada 17 Ramadhan 610 Masehi. 

Pada saat itu, datanglah Malaikat Jibril menyampaikan wahyu kepada Rasulullah SAW, dengan memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk membaca lima ayat pertama surah Al-Alaq.

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al-‘Alaq: 1-5)

Peristiwa tersebut menjadi awal dari risalah kenabian Rasulullah SAW dan ditetapkan sebagai malam Nuzulul Qur’an dan sekaligus menjadi waktu di mana peresmian Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul oleh Allah SWT. 

Keistimewaan Malam Nuzulul Qur’an

Malam Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa penting dalam sejarah umat muslim dunia.

Secara garis besar, ini menjadi peristiwa diturunkannya Al-Qur’an dengan dari Lauhul Mahfudz ke dunia sebagai pedoman hidup umat muslim.

Kemudian, apa keistimewaan malam Nuzulul Qur’an dan bagaimana dahsyatnya Al-Qur’an pada peristiwa tersebut?

1. Sebagai Penuntun Umat Manusia

Al-Qur’an adalah firman Allah SWT dengan segudang hikmah dan keistimewaan yang telah menuntun manusia kepada ketakwaan dan keimanan yang baik. Hal tersebut sesuai dengan firman Allah SWT dalam ayat Al-Qur’an berikut ini.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ

Artinya: “Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil).” (QS Al-Baqarah: 185)

2. Malam Penuh Keberkahan

Malam Nuzulul Quran menjadi waktu yang penuh dengan keberkahan dan rahmat dari Allah SWT. Hal tersebut sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an berikut ini.

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang penuh berkah. Sungguh, Kamilah yang memberikan peringatan,” (QS Ad-Dukhan: 3)

3. Menjadi Obat dan Penyembuh

Keistimewaan lain dari Nuzulul Qur’an sebagai peristiwa diturunkannya Al-Qur’an ialah menjadi tanda munculnya obat penyembuh dari berbagai masalah yang dihadapi oleh manusia. Ini karena dalam Al-Quran mengandung tuntunan termasuk nasihat, peringatan bahkan ancaman bagi seseorang yang mengalami masalah dalam kehidupan.

Amalan-Amalan Saat Nuzulul Qur’an

Amalan yang bisa dilakukan oleh umat Muslim dalam menyambut momen malam istimewa ini diantaranya :

1. Meningkatkan Kecintaan Kepada Al-Qur’an

Pada momentum ini umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan amalan dalam mencintai Kitab Suci Al-Qur’an dengan cara membaca, menghafal dan mencoba mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

2. Mencari Keberkahan dengan Memperbanyak Ibadah

Umat Muslim dianjurkan untuk berusaha menghidupkan malam Nuzulul Qur’an dengan memperbanyak ibadah, seperti memperbanyak shalat malam dan berdzikir unruk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Hikmah Dari Nuzulul Qur’an

Ketika seorang muslim mengerjakan amalan-amalan di atas dalam usahanya menghidupkan malam Nuzulul Qur’an, berikut adalah hikmah-hikmah yang bisa didapatkan dalam peristiwa istimewa tersebut:

1. Mendatangkan Ketentraman Hati

Hikmah pertama dalam momen Nuzulul Qur’an bagi umat Muslim yang memperbanyak amalan membaca Al-Qur’an ialah mendapatkan ketentraman hati. Sesuai dalam QS. Ar-Rad ayat 28:

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Rad: 28)

2. Meningkatkan Keimanan

Dengan meningkatkan ibadah di malam Nuzulul Qur’an seperti membaca, mempelajari dan mengamalkan ayat-ayat Al-Qur’an, kemudian memperbanyak shalat malam dan dzikir.

Hikmah lain dalam momen Nuzulul Qur’an ini ialah dapat meningkatkan keimanan seorang umat Islam.

Hal tersebut, sesuai dengan QS. Al-Anfal ayat 2 yakni:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya) dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” (QS. Al-Anfal: 2)

3. Mendatangkan Keberkahan

Jika semua amalan dikerjakan dengan ikhlas dan bersungguh-sungguh pada bulan Ramadhan khususnya malam Nuzulul Qur’an.

Insya Allah kita selaku yang melaksanakan akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, mendapatkan ganjaran pahala dan diampuni dari dosa-dosa, sesuai dengan firman Allah SWT pada QS. Fathir ayat 29-30:

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Alquran) dan melaksanakan shalat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan merugi,” (QS. Fathir:  29-30).

Untuk meningkatkan momentum istimewa di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Masjid Nusantara mengajak seluruh masyarakat untuk berbagi kebaikan dan meluaskan manfaat dengan berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

Momen Nuzulul Qur’an ini menjadi salah satu momentum yang dinantikan dari banyaknya umat muslim di pelosok daerah sebagai ajang waktu terbaik dalam mempererat hubungan dengan Kalamullah. 

Mari jadikan momentum 17 Ramadhan ini sebagai awal perubahan dengan memulai satu langkah baru yang mudah dan sederhana: sedekah Al-Qur’an.

Mari sedekah Al-Qur’an mulai dari sekarang!

Melalui upaya melengkapi penyediaan Kitab Suci Al-Qur’an di setiap Masjid pelosok daerah akan menambah peningkatan masyarakat dalam beribadah, termasuk dalam mengejar keistimewaan Malam Nuzulul Qur’an.

Karena bisa jadi, satu mushaf yang kita wakafkan menjadi cahaya pahala yang terus mengalir hingga akhir hayat.

Categories: Artikel