PERJALANAN MEMBANGUN MASJID DI PAPUA

Tim Masjid Nusantara yang diwakili oleh Sobat iip dan sobat Wendi berangkat dari Bandung menuju Papua. Pada kesempatan ini, tim menyampaikan amanah donasi dari para donatur untuk membangun masjid di Kampung Napirboy, Papua. Sobat Wendi menyampaikan, “Berangkat dari Bandung menggunakan Kereta ke stasiun Jatinegara, dilanjut dg pesawat dari Bandara Halim Perdana Kusuma transit di Makasar kemudian menuju Sorong. Kami tiba pukul 07.30 WIT”.

 

Sobat Wendi melanjutkan, “ Sampai di Sorong dijemput Relawan lokal yang memberikan informasi mengenai kebutuhan masjid di Napirboy yakni Pak Sofyan. Perjalanan kami lanjutkan menuju Waisai Raja Ampat dengan kapal cepat. Memerlukan waktu 2-3 jam perjalanan menuju Waisai. Hari berikutnya kami menuju Kampung Napirboy. Berita mengenai pembangunan masjid di Kampung Napirboy sudah tersebar hingga ke Kota Waisai. Di Distrik Waigeo Selatan ini masjid masih sangat minim, Masjid terdekat ada di tengah kota Waisai. Tidak ada angkutan umum yang beroperasi disana, sehingga jarak yang harus ditempuh masyarakat cukup jauh.

Bapak Wendi menyampaikan, “ Ketika tiba di lokasi, Tim bertemu langsung dengan Bapak Adat, yakni Bapak Jabir yang mewakafkan tanahnya untuk dibangunkan masjid ini”. Bapak Jabir mengungkapkan, “Kampung Napirboy ini letaknya sangat pas (strategis) karena berada ditengah desa lainnya. Kedepannya Masjid di Napirboy ini bisa menjadi Pusat kegiatan keagamaan tidak hanya di kampung Napirboy tapi juga untuk desa tetangga”.

“Dalam kunjungan ini, Tim Masjid Nusantara bersama warga setempat melakukan pematokan dan pengukuruan lahan pembangunan masjid. Material sudah mulai datang. Untuk pengerjaan awal kami membangun tempat penyimpanan material serta pengerjaan pondasi. Insyaallah bangunan masjid akan berukuran 18x18M. Tidak hanya bangunan, lahan kosong untuk halaman masjid juga ikut diwakafkan oleh Bapa Adat Pa Jabir”. Ujar Sobat Wendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *