Nov 4, 2026

Ada Amalan Setelah Adzan yang Sayang Jika Dilewatkan

Dalam Islam, lantunan adzan menjadi pengingat untuk kembali mengingat Allah ﷻ dan memenuhi panggilan-Nya.

Namun, tahukah Sobat bahwa ada beberapa amalan setelah adzan yang dianjurkan Rasulullah ﷺ? Sayangnya, amalan-amalan ini terkadang terlewatkan karena kita terlalu sibuk dengan aktivitas lain atau langsung bersiap menunaikan shalat.

Lantas, apa saja amalan setelah adzan yang bisa kita biasakan? Mari simak penjelasannya berikut ini.

1. Menjawab Setiap Lafaz Adzan

Ketika mendengar adzan berkumandang, salah satu amalan yang dianjurkan adalah menjawab setiap lafaz yang diucapkan muazin.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Apabila kalian mendengar muazin, maka ucapkanlah seperti yang diucapkannya.” (HR. Bukhari No. 611)

Hadis tersebut mengajarkan bahwa seorang muslim dianjurkan mengikuti lafaz adzan yang dikumandangkan muazin. Dengan demikian, kita tidak hanya mendengar panggilan shalat, tetapi juga ikut meresponsnya.

Ada sedikit perbedaan ketika muazin mengucapkan Hayya ‘alash-shalah (marilah menunaikan salat) dan Hayya ‘alal-falah (marilah menuju kemenangan).

Pada dua kalimat tersebut, kita dianjurkan menjawab:

Lā haula wa lā quwwata illā billāh.

Artinya: “Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.“

Dengan membiasakan diri menjawab adzan, kita belajar untuk tidak sekadar mendengar panggilan Allah ﷻ, tetapi juga menyambutnya dengan kesadaran dan ketaatan.

2. Membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ

Amalan berikutnya yang dianjurkan adalah membaca shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ yang ditegaskan Allah ﷻ dalam Al-Qur’an:

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56)

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah ﷺ juga menjelaskan keutamaan membaca shalawat setelah mendengar adzan.

Beliau bersabda bahwa siapa yang berselawat kepadanya satu kali, Allah ﷻ akan memberikan sepuluh shalawat kepadanya. (HR. Muslim No. 384)

Salah satu bacaan shalawat yang sederhana dan bisa diamalkan adalah:

“Allāhumma shalli ‘alā Muhammad.”

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah selawat kepada Nabi Muhammad.“

Amalan ini mengingatkan kita bahwa mencintai Rasulullah ﷺ ialah dengan mengikuti tuntunan dan memperbanyak shalawat kepadanya.

3. Membaca Doa Setelah Adzan

Amalan berikutnya adalah membaca doa setelah adzan. Doa ini termasuk amalan yang memiliki tuntunan langsung dari Rasulullah ﷺ

Dalam hadis sahih riwayat Bukhari, Rasulullah ﷺ bersabda bahwa siapa yang membaca doa setelah mendengar adzan, ia berhak mendapatkan syafaat beliau pada hari kiamat.

Bacaan doa setelah adzan:

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ

Allāhumma rabba hādzihid-da’watit-tāmmah, wash-shalātil-qā’imah, āti Muhammadanil-wasīlata wal-fadhīlah, wab’ats-hu maqāman mahmūdanilladzī wa’adtah.

Artinya:

“Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini dan shalat yang akan didirikan, berikanlah kepada Muhammad al-wasilah (kedudukan yang tinggi di surga) dan keutamaan, serta bangkitkanlah beliau pada kedudukan terpuji yang telah Engkau janjikan.” (HR. Bukhari No. 614)

Doa tersebut bukan sekadar permohonan untuk Rasulullah ﷺ Di dalamnya juga terkandung harapan agar kita mendapatkan syafaat beliau pada hari kiamat.

4. Memanjatkan Doa dan Memohon Kebaikan kepada Allah ﷻ

Kita juga dianjurkan memanfaatkan waktu antara adzan dan iqamah untuk memanjatkan doa. Waktu tersebut merupakan salah satu kesempatan yang baik untuk memohon pertolongan, ampunan dan kebaikan kepada Allah ﷻ

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Doa yang dipanjatkan antara adzan dan iqamah tidak akan ditolak.” (HR.Tirmidzi No. 212)

Sobat Masjid bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk memohon agar diberikan kesehatan, kemudahan dalam urusan, kelapangan rezeki, perlindungan keluarga, serta keteguhan dalam menjalankan ibadah.

Jangan Biarkan Kesempatan Beramal Terlewat Begitu Saja

Setiap kali adzan berkumandang, ada umat Islam yang mudah mendengarnya dari masjid dekat rumah. Namun, masih ada juga saudara muslim kita di Pelosok Nusantara yang membutuhkan tempat ibadah lebih layak dan mudah dijangkau.

Kita bisa ikut mengambil bagian dalam menghadirkan ruang ibadah layak bagi mereka melalui program Bangun Masjid Pelosok bersama Masjid Nusantara.

[Klik disini untuk salurkan infak dan sedekah terbaikmu ke program Bangun Masjid Pelosok!]

Semoga waktu dan rezeki yang kita gunakan untuk membangun Masjid di Pelosok ini akan bermanfaat dan menjadi amal jariyah sebagai penolong kita sampai ke akhirat nanti.**

Sumber foto: Masjid pogung dalangan – Unsplash.

Categories: Artikel