Berita Pembangunan Masjid

“The Power of Gotong Royong”, Hadirkan Masjid Pertama di Wotusongu

Guyub rukun menghargai sesama, maka gotong royonglah sarananya. Indahnya hidup dalam kebersamaan terasa sangat kental saat aktor film Adhin Abdul Hakim dan tim Masjid Nusantara (MN) menyambangi desa Wotusongu, Kec. Ulubongka, pedalaman Tojo Una-una.

Dalam agenda peletakan batu pertama pembangunan masjid, Rabu (4/3/2020), seluruh warga dusun, baik tua dan muda, bahkan anak-anak, ikut serta bergotong royong. Dengan antusias dan kegembiraan, demi terwujudnya masjid pertama yang bertahun-tahun mereka impikan.

Aktor film Adhin Abdul Hakim bersama warga bergotong royong mengangkat batu untuk pembangunan masjid (masjidnusantara.org)
Barisan warga yang sedang bergotong royong dari ketinggian (masjidnusantara.org)

Adhin yang membersamai kami dalam agenda tersebut mengaku kagum dan sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga.

“Gotong royong warga Wotusongu gokiiil,” celoteh aktor yang memerankan film ‘Hayya’ itu. “Mulai yang muda sampai yang tua semua turun ke sungai mengambil batu untuk pembangunan masjid. Momen langka yang kini sulit dijumpai di kota-kota,” tambah Adhin.

Direktur MN, Pras Purworo mengaku optimis dengan potensi gotong royong masyarakat yang baik, pembangunan masjid bisa selesai selama 30 hari pengerjaan.

“Sesuai amanah dari para donatur, kami dari yayasan akan memulai melakukan proses pembangunan masjid di Wotusongu. Melihat gotong royongnya yang baik, kami menargetkan satu bulan penyelesaian,” kata Pras.

Berbicara soal desain, Pras mengatakan masjid yang akan dibangun di Desa Wotusongu rencana akan memiliki desain yang unik. Yakni masjid batu.

“Dalam bahasa suku Ta’a Wana, nama wotusongu memiliki arti ‘batu satu’. Untuk itu, kami akan menyesuaikannya dengan menghadirkan desain masjid batu. Karena memang di desa ini memiliki potensi batu yang melimpah,” kata Pras.

Suasana peletakan batu pertama pembangunan masjid wotusongu (masjidnusantara.org)
MN berencana bangunkan masjid batu untuk warga Wotusongu (masjidnusantara.org)

Wotusongu sendiri merupakan sebuah desa terpencil di Kecamatan Ulubongka, Tojouna-una. Terdapat 1000 jiwa mendiami desa ini. Namun, jumlah muslim di desa tersebut masih minoritas. Terlebih lagi belum ditunjangnya keberadaan masjid. Alhamdulillah, berkat uluran tangan donatur, mimpi warga Wotusongu yang merindukan kehadiran masjid sebentar lagi terwujud.

Terima kasih donatur. Terima kasih karena telah peduli kepada saudaranya yang berada di pedalaman. Semoga menjadi ladang amal jariyah bagi kita semua. Amin..

Yuk sobat, masih banyak ladang amal jariyah yang bisa kita tanami.

Transfer donasi:
Muamalat 108 0005 817
Mandiri 131 001 0933 135
BCA 437 333 3151 .
A.n. Yayasan Masjid Nusantara