Sedekah Quran Jumbo untuk Lansia
Sedekah Quran Jumbo untuk Lansia

Rp5.813.100 donasi terkumpul dari 128donatur

Terkumpul

Rp5.813.100

Target

Rp300.000.000
Rp

Minimal donasi


Kalau ada satu amalan yang bisa membawa kita ke surga, plus bisa mengajak 10 keluarga kita ikut masuk juga, pasti kita semua berlomba mengamalkannya, ya? Tapi, memangnya ada amalan berpahala seperti itu?

Ada, Sobat. Amalan itu adalah membaca dan menghafalkan Al Quran.

"Siapa yang membaca Al Quran dan menghafalkannya, niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga dan menganugerahinya hak untuk memberikan syafa'at kepada sepuluh orang keluarganya yang telah ditetapkan sebagai penghuni neraka." (HR. Ibnu Majah)

Makanya, tanpa memandang usia, orang yang sudah tahu keutamaan amalan ini, pasti rutin mengamalkannya.

Salah satu sosok ini adalah Nek Piah (90). Di usia sepuhnya, Nek Piah masih rutin melantunkan ayat suci. Bahkan, ia hafal Surat Al Mulk, surat favoritnya.

Saat fisiknya masih kuat, Nek Piah dan sang suami adalah pemakmur masjid. Shalat berjamaah dan mengaji mengisi hari-hari mereka.

Sayangnya, suatu hari Nenek jatuh yang menyebabkan kakinya dislokasi. Kondisi suaminya pun menurun tajam, sudah sulit berjalan dan tidak bisa melihat.

Maka, yang menjadi 'hiburan' penenang jiwa bagi Nek Piah adalah bacaan Al Quran, yang senantiasa dilantunkannya tiap bakda shalat. Sang suami pun kerap ikut mendengarkan bacaan Al Quran istrinya.

Sayangnya, makin lama, mata Nenek makin buram. Huruf hijaiyah di dalam Al Quran miliknya makin kabur saat dibaca.

"Kalau baca harus lihat dari dekat. Lama-lama mata Nenek sakit, jadi pusing," tutur Nek Piah.

Idealnya, untuk lansia seperti Nek Piah, Al Quran yang digunakan berukuran besar (jumbo). Minimal berukuran kertas A3, agar huruf terbaca jelas.

Sayangnya, harga Al Quran yang berkisar 300 ribuan ini termasuk mahal untuk Nenek. Sehari-hari, Nenek mengandalkan usaha jahit sang anak untuk memenuhi kebutuhannya. Uang segitu cukup untuk kebutuhan makan mereka selama lebih dari seminggu.

Akhirnya, Nenek memaksakan diri tetap memakai Al Quran kecilnya, meski sering pusing dan sakit mata saat membacanya.

"Nenek udah tua, pengen terus baca Quran biar punya bekal buat nanti," kata Nek Piah.

Sobat, bagi sosok seusia Nek Piah, satu-satunya hal yang ingin mereka lakukan adalah mengumpulkan bekal untuk kehidupan setelah kematian kelak. Urusan dunia sudah selesai, tinggal amalan yang ingin dikumpulkan.

Sungguh besar pahala kita, jika memberi jalan kemudahan bagi sosok-sosok sepuh seperti Nek Piah mengaji dengan nyaman.

Dengan bersedekah Al Quran jumbo, kita bukan hanya membantu para lansia ini beramal sholeh, tapi kita pun ikut mengumpulkan amal jariyah untuk diri sendiri.

Info Terbaru

Belum ada informasi terbaru untuk program ini

Donatur