Sedekah Daging, Amalan Utama Meski Tak Berkurban Utuh
Sedekah Daging, Amalan Utama Meski Tak Berkurban Utuh

Rp2.288.121 donasi terkumpul dari 43donatur

Terkumpul

Rp2.288.121

Target

Rp50.000.000
Rp

Minimal donasi


Penyebutannya disandingkan dengan shalat, menunjukkan kurban adalah salah satu ibadah utama selain shalat.

"Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah)." (QS. Al-Kautsar: 2)

Berkurban merupakan bagian dari pembuktian keimanan, maka kita harus berupaya untuk bisa berkurban setiap tahunnya. Namun, qadarullah dana masih belum cukup karena berbagai keterbatasan. Apakah artinya niat berbagi daging untuk saudara kita yang membutuhkan harus diurungkan?

Jangan patah semangat, Sobat, karena kita masih tetap bisa berbagi keceriaan Idul Adha lewat program sedekah daging kurban.

Dalam program ini, kita bisa berdonasi berapa pun semampu kita. Dana yang terkumpul akan dibelikan hewan kurban yang akan disalurkan untuk muslim pelosok.

Tujuannya, agar mereka tetap bisa ikut mencicipi daging kurban, yang jarang atau bahkan belum pernah mereka rasakan, seperti yang Masjid Nusantara temukan di Gorontalo ini.

"Di sini sudah lama tidak merasakan daging kurban. Bahkan, saudara saya yang sudah dua tahun ini menjadi mualaf, belum mendapati ramainya perayaan Idul Adha, yang konon begitu meriah kalau di kota-kota," tutur Ibu Suryani, warga pelosok Pionoto, Gorontalo, Sulawesi Utara.

Keutamaan Sedekah Daging

Sesuai namanya, sedekah daging termasuk kategori sedekah, bukan berkurban satu hewan utuh. Jadi, niat dan akadnya pun sesuai dengan sedekah. Namun, hal ini insya Allah tidak mengurangi keutamaan amalnya.

Beberapa keutamaan sedekah daging kurban:

  1. Bersedekah di kala susah. Tetap berbagi meski dalam situasi sempit adalah salah satu sedekah paling afdhol. (HR. An-Nasai, No. 2526)
  2. Membahagiakan muslim lain yang belum/jarang merasakan daging kurban. Pahalanya adalah 70.000 malaikat mendoakan ampunan untuk kita hingga kiamat tiba. (Kitab Al-Athiyatul Haniyah)
  3. Mendapat pertolongan Allah, ganjaran karena kita sudah membantu saudara yang kesulitan. (HR. Muslim, No. 2699)
  4. Bersedekah saat Idul Adha, salah satu hari mulia umat Islam, besar pahala dan berkahnya.
  5. Mencari ridho Allah untuk semua urusan, salah satunya agar Allah perkenankan niat kita berkurban di tahun berikutnya.

Sobat, jangan pernah sepelekan nominal sedekahmu. Berapa pun itu, insya Allah jika digabungkan, bisa memberi kebahagiaan untuk banyak orang. Buktinya berderet, inilah sosok-sosok yang telah dibahagiakan program sedekah daging tahun-tahun sebelumnya:

  • Kaum dhuafa pelosok
  • Lansia
  • Anak yatim-piatu
  • Mualaf dan muslim minoritas
  • Marbot/imam masjid dan muadzin
  • Guru ngaji dan da'i
  • Jamaah masjid yang belum pernah atau jarang mencicipi daging kurban, di seluruh pelosok Nusantara

Tahun lalu, salah satu penerima sedekah daging kurban adalah jamaah Masjid Watusongu, di Kecamatan Tojo Una Una, pelosok Sulawesi Tengah. Bertahun-tahun, warga belum pernah mencicipi daging kurban. Tiap Idul Adha, mereka hanya melaksanakan shalat Ied, kemudian bubar pulang ke rumah masing-masing.

Alhamdulillah, setelah ada program sedekah daging, mereka bisa ikut merayakan keceriaan Idul Adha dengan berkurban dan mencicipi dagingnya. Meski mungkin hanya setahun sekali, sedekahmu telah menorehkan kebahagiaan dan rasa syukur tak terkira untuk mereka, di hari Idul Adha.

Tunggu apa lagi, yuk, tetap berbagi meski tak berkurban utuh, dengan sedekah daging.

Info Terbaru

Belum ada informasi terbaru untuk program ini

Donatur