Kritis! Sumur Masjid Tumpuan Warga, Kering Kerontang

Riset sains mencatat, tanpa makan manusia bisa bertahan hingga 21 hari, tapi bagaimana tanpa minum? Hanya 3 – 4 hari saja, Sobat. Itupun tergantung temperatur. Semakin panas cuacanya, semakin cepat dehidrasi tubuhnya.

Itulah mengapa, memasuki musim kemarau ini adalah hari penuh kecemasan bagi warga Kampung Sampay, Desa Buniwangi, Kec. Gegerbitung, Kab. Sukabumi, Jawa Barat.

 

Bagi 327 jiwa penduduknya, kemarau berarti berjalan kaki 7 kilometer menelusuri bukit, menuju sungai atau parit, mencari sumber air untuk keperluan makan, minum, dan mencuci.

Berada di dataran tinggi tidak lantas membuat warga mudah mendapatkan air. Mata air gunung sudah lama kering.

Andalan satu-satunya adalah sumur yang ada di Mushola Azzawazalla, sebuah mushola sederhana di kampung itu.

“Mushola ini baru selesai direhab 3 tahun lalu, hasil swadaya dan gotong-royong warga dengan setekah polah, sekuat tenaga jerih payah warga,” ungkap Bapak Azza, pengurus sekaligus muwaqqif tanah mushola.

Selepas merehab mushola yang dibangun pada 1983 itu, warga bisa menarik nafas lega. Tapi tidak lama, karena kas mereka sudah tandas, padahal tempat wudhu, toilet, dan sumur belum terbangun.

Sobat Masjid, ekonomi mereka begitu lemah, dengan penghasilan pas-pasan sebagai buruh cangkul, buruh pabrik, dan petani palawija.

Perlu waktu 34 tahun untuk merehab mushola sederhana mereka, apalagi untuk patungan pembangunan sumber air bersih. Berapa lama mereka harus menanti? Padahal kemarau semakin dekat, dan air adalah amunisi utama makhluk hidup menghadapi kekeringan.

Diriwayatkan dalam suatu kesempatan, Saad bin Ubadah ra. bertanya kepada Rasulullah ﷺ, “Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?” Beliau menjawab, “Memberi air (sedekah air).”

Sedekah air bisa berbentuk memberi minum makhluk hidup yang kehausan, atau juga membangunkan sumber air bersih yang bisa memenuhi kebutuhan sesama manusia.

Sedekah air pun menjadi pahala amal jariyah, baik untuk dirinya sendiri, ataupun dihadiahkan untuk orang tua atau keluarga yang telah meninggal.

Sesungguhnya Sa’id Ubadah datang kepada Nabi ﷺ, lalu ia berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku telah meninggal, tetapi beliau tidak memberiku wasiat. Apakah bermanfaat bagi dirinya kalau aku mengeluarkan sedekah atas namanya? Nabi bersabda: “Ya, dan hendaklah engkau memberikan sedekah dengan air (sedekah air).” 

Sobat Masjid, warga Kampung Sampay mengetuk hati kita semua untuk membantu mereka menghadapi kemarau dengan membangun sumur air bersih di Mushola Azzawazalla. Klik ‘lanjut donasi’.

    Tidak ada update baru belum

Fera

28 Sep 2020

Rp 300.237

Hamba Allah

"Bismillahirohmanirohim Semoga barokah ya Allah"

28 Sep 2020

Rp 100.237

Hamba Allah

19 Sep 2020

Rp 25.359

Hamba Allah

17 Sep 2020

Rp 50.381

Hamba Allah

14 Sep 2020

Rp 678.216

Hamba Allah

"semoga bermanfaat"

3 Sep 2020

Rp 200.281

Megawati

23 Aug 2020

Rp 10.000

Farid abud alkatiri

21 Aug 2020

Rp 50.000

Ihsan

18 Aug 2020

Rp 3.247

Nala Anindita Widyadhini dan Luna Raissa Salvira

14 Aug 2020

Rp 500.000

Lukman Adham

14 Aug 2020

Rp 10.000

Lupi Tristhi

13 Aug 2020

Rp 80.000

Abdullah

11 Aug 2020

Rp 25.000