Patungan Selesaikan Pembangunan Masjid di Pesisir NTT
Katanya, bahagia akan terasa saat bertemu orang yang memiliki kesamaan dengan kita, di tempat yang tak kita bayangkan sebelumnya. Misalnya, bertemu orang dari kampung halaman yang sama, saat kita merantau jauh di negeri orang. Hal itulah yang tim Masjid Nusantara rasakan, saat menemukan perkampungan muslim di pelosok Nusa Tenggara Timur.

 

Nun jauh di pesisir Lembata, tepatnya di Desa Wowong, Kecamatan Omesuri, berdiri Masjid Ar Rahman yang menjadi tempat beribadah satu-satunya bagi 167 KK muslim di sana.

Bertahun-tahun, Ar Rahman menemani penduduk muslim beribadah. Shalat fardhu berjamaah, shalat Jumat, Shalat Ied, dilakukan di sini. Masjid juga menjadi tempat majelis taklim 70 puluhan kaum ibu, dan tempat pengajian 52 anak-anak muslim Desa Wowong.

“Padahal listrik baru masuk sini Februari 2020 kemarin, tapi semangat muslim Wowong sangat tinggi dalam mempelajari agama,” tutur Ustadz Habibi Ahmat, Ketua Pembangunan Masjid Ar Rahman.

Penduduk muslim kerap memadati Ar Rahman, sampai setiap sholat Jumat, masjid tak sanggup menampung jamaah hingga luber ke luar. Kegiatan keislaman pun semakin gencar, namun kerap terhambat dengan kondisi masjid yang kurang nyaman.

 

Menyadari bahwa kehausan masyarakat mencari ilmu Islam perlu ditampung, dimulailah perluasan Masjid Ar Rahman. Sayangnya, pembangunan tak kunjung rampung. Pendapatan warga desa tidak menentu, karena hanya mengandalkan bertani dan nelayan musiman.

Masjid masih berupa bangunan ‘mentah’, belum dilapisi dinding, jendela, bahkan pintu. Toilet dan tempat wudhu pun belum punya.

“Kalau lagi sholat, tiba-tiba mau ke belakang, ya mesti lari ke rumah dulu, atau menumpang ke rumah penduduk” papar Ustadz Habibi.

Bahkan karena masih masa percobaan, listrik kerap mati saat malam tiba. Padahal, itulah waktu majelis taklim atau anak-anak mengaji. Sayangnya, masjid belum punya genset untuk menyiasatinya.

Desa Wowong berada di daerah pesisir berangin kencang dan curah hujan kecil. Masjid terdekat berjarak 7 KM, tapi jangan dibayangkan 7 Km seperti di kota, karena kondisi jalan di sana masih tanah merah yang terjal.

Sobat, tentu kita senang mengetahui cahaya Islam sampai ke pelosok yang tak pernah kita bayangkan. Ayo kita jaga cahaya ini tidak pudar, dengan bantu patungan untuk menyelesaikan pembangunan Masjid Ar Rahman di pelosok NTT sana. Klik ‘lanjut donasi’, ya…

    Tidak ada update baru belum

Hamba Allah

29 Sep 2020

Rp 100.237

Rika Trizalda

24 Aug 2020

Rp 20.000

Abu Quds

23 Aug 2020

Rp 10.000

Achmad Fachri

21 Aug 2020

Rp 20.000

Azzahra Ditri Gunawan

18 Aug 2020

Rp 50.000

Zilvia Ningsih

19 Jun 2020

Rp 50.000

Z

15 Jun 2020

Rp 25.000

D

8 Jun 2020

Rp 70.000

Ari oscar kautsar

7 Jun 2020

Rp 20.000

Laras

7 Jun 2020

Rp 5.000

Laras

2 Jun 2020

Rp 5.000

Rizki Nur Azizah

24 May 2020

Rp 83.000

Abellito Zaki Aqylla Syarif

23 May 2020

Rp 5.000

Indah

22 May 2020

Rp 19.000

Melia Oktia

22 May 2020

Rp 100.000

Rina

22 May 2020

Rp 200.000

HambaAllah

22 May 2020

Rp 30.000

Luluk

21 May 2020

Rp 200.000

Laras

19 May 2020

Rp 3.000

Harjanti

10 May 2020

Rp 25.000

Hamba Allah

29 Apr 2020

Rp 25.000

Rino pamugkas

29 Apr 2020

Rp 100.000

Laras

22 Apr 2020

Rp 5.000

RIF

3 Apr 2020

Rp 200.000

Feri Linda Alif Fais

30 Mar 2020

Rp 50.000

Laras

28 Mar 2020

Rp 5.000

Abi Al Faras

26 Mar 2020

Rp 10.000