Bangun Masjid untuk Muslim Tangguh di Adonara, NTT
Apa yang Allah gariskan adalah yang terbaik. Pun jika Allah menakdirkan kita hidup di negeri ‘cincin api’, di mana bencana gempa hampir terjadi setiap hari, dengan skala bervariasi.

Takdir inilah yang dipahami muslim di Dusun Waiburak, Adonara Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hidup di bumi NTT yang keras, membuat mereka tumbuh jadi pribadi tangguh. Termasuk saat bencana gempa dan tsunami pada 1992 lalu, yang menimbulkan banyak korban jiwa dan harta.

Rupanya, ada berkah di balik musibah. Bencana itu mempersatukan umat Islam. Banyak yang terpanggil membantu, hingga berdirilah Masjid Al Furqon di Waiburak pada akhir 1994.

Masjid Al Furqon hancur parah dihantam gempa berkali-kali, hingga akhirnya harus dibongkar.

Namun, Allah masih ingin menguji penduduk Waiburak, dengan peristiwa gempa di tahun 1996. Goncangannya sedemikian kuat, hingga merusak Masjid Al Furqon.

Warga hanya mampu memperbaiki seadanya, hingga akhirnya pada 2017, mereka memutuskan membongkar total masjid, karena kerusakan yang sudah sedemikian masif.

Pembangunan Masjid Al Furqon yang baru mangkrak bertahun-tahun.

Namun, karena ada kendala dana, pembangunan baru dimulai 2019, yang akhirnya juga terhenti pada April 2020 karena pandemi dan kehabisan dana. Pembangunan masjid berukuran 12×12 meter ini pun mangkrak hingga sekarang.

“Saat ini warga masih melaksanakan shalat di rumah masing-masing, karena masjid belum bisa digunakan sejak 4 tahun berjalan,” ungkap Ustadz Hilman, perwakilan warga setempat.

Bangunan masjid sudah tidak layak pakai karena rusak total. Kerusakan mulai dari atap, dinding hingga lantai, dan sarana pendukung masjid lainnya. Saat hujan, ruangan masjid kebasahan.

Muslim Waiburak sempat shalat di masjid darurat, karena Al Furqon tak kunjung rampung.

Masya Allah, ujian silih berganti menimpa Masjid Al Furqon. Meski begitu, kecintaan 55 KK muslim di Waiburak sedemikian kuat, hingga mereka mencari berbagai cara untuk membangun kembali masjid mereka.

Muslim Waiburak gotong-royong membangun masjid semampu mereka.

“Usaha yang dilakukan warga sampai saat ini masih berupa swadaya bahan material lokal berupa pasir, batu, kayu, dan bantuan tenaga setiap pekan,” tambah Ustadz Hilman.

Sobat, jika umat Islam itu satu tubuh, maka sudah menjadi kewajiban muslim yang sedang lapang, membantu saudaranya yang sedang kesulitan.

Yuk, bantu wujudkan harapan muslim Waiburak di Adonara Barat, Flores Timur, NTT, membangun masjid mereka kembali.

***

Bantu program ini :

  1. Klik tombol "BANTU SEKARANG"
  2. Isi nominal donasi yang ingin diberikan
  3. Pilih metode pembayaran: GOPAY/BCA/Mandiri/Mandiri Syariah/Bank Muamalat/BNI Syariah
  4. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan pembayaran

Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.

    Tidak ada update baru

17 Oct 2021

DESY SRI WAHYUNI

"Semoga berkah"

Rp 10.332

16 Oct 2021

Rif
Rp 50.072

16 Oct 2021

Viki cahyadi

"Semoga diberi kelancaran untuk pembangunan masjid nya"

Rp 25.091

15 Oct 2021

Widya
Rp 10.156

15 Oct 2021

Hamba Allah
Rp 50.477

15 Oct 2021

Hamba Allah
Rp 50.399