Bangun Kembali Masjid yang Hancur karena Gempa

Langit masih gelap. Sebagian warga tengah shalat malam, sebagian lagi terlelap. Tiba-tiba, bumi bergetar. Makin lama makin keras, hingga tanah luluh lantak. Teriakan takbir dan tangis terdengar bersahutan. Dini hari itu, 15 Januari 2021, Dusun Sendana diguncang gempa berkekuatan 6,2 SR.

Saat matahari terbit dan alam mulai benderang, tampaklah puing-puing bangunan yang hancur, juga isak-tangis warga yang mencari kerabatnya. Namun ada pemandangan yang lebih memilukan. Di hadapan mereka, Masjid Ar Rahman, masjid satu-satunya di kampung mereka, porak-poranda diguncang gempa.

Berada di wilayah antara Kab. Mamuju dan Kab. Majene, membuat Dusun Sendana terkena efek dahsyat dua gempa di daerah ini. Masjid Ar Rahman yang sudah 30 tahun berdiri, ambrol di tiga sisi.

“Masjid ini memang sudah tua. Maka saat terkena gempa, dia tidak kuat sehingga temboknya runtuh,” tutur Bapak Arifin, takmir Masjid Ar Rahman.

Warga juga terlalu takut untuk memakai kembali masjid, karena gempa susulan masih terjadi. Setidaknya sudah 49 kali gempa susulan yang tercatat. Tiang-tiang masjid pun semakin bengkok, semakin tak kuat menahan beban atap.

Akhirnya, untuk sementara mereka shalat Jumat di rumah warga atau di tenda pengungsi. Memakai terpal atau tikar seadanya.

Sobat, di tengah situasi sempit dan ketakutan, fitrah manusia adalah mencari ketenangan kepada Allah. Beribadah, bermunajat, meminta perlindungan. Itulah yang dirasakan warga Dusun Sendana. Namun hari ini, masjid yang mereka cintai hancur, justru di saat yang paling mereka butuhkan.

Sebelum gempa pun, Masjid Ar Rahman ini selalu ramai. Ada sekitar 45 jamaah yang rutin shalat berjamaah di Ar Rahman. Sore hari pun hangat dengan lantunan tilawah atau bacaan Iqra’ anak-anak TPA.

Kini setelah masjid roboh, tersisa pertanyaan di benak mereka, “Bisakah kami membangun masjid kembali?”

Mereka hanya petani sederhana, dengan pendapatan Rp 500 ribu – Rp 1 juta. Bukan per bulan, Sobat, tapi per panen. Artinya, uang sebesar itu mereka dapatkan per 3 bulan. Masya Allah…

Hingga hari ini, sebagian besar warga masih tinggal di tenda pengungsian. Tentu perlu waktu untuk membangun kembali rumah dan kehidupan mereka.

Sementara itu, kita pun bisa memberi ‘kejutan’ kepada mereka dengan patungan biaya pembangunan Masjid Ar Rahman.

 

Jadi, saat nanti mereka siap membangun kembali kehidupan mereka, dana pembangunan masjid pun telah siap untuk mereka gunakan. Insya Allah menambah kebahagiaan untuk mereka, dan menambah tabungan amal jariyah untuk kita.

Yuk, kita siapkan Masjid Ar Rahman baru yang kokoh untuk warga Desa Botteng Utara, Mamuju, Sulawesi Barat!

***

Bantu program ini :

  1. Klik tombol "BANTU SEKARANG"
  2. Isi nominal donasi yang ingin diberikan
  3. Pilih metode pembayaran: GOPAY/BCA/Mandiri/Mandiri Syariah/Bank Muamalat/BNI Syariah
  4. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan pembayaran

Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.

    Tidak ada update baru belum

26 Apr 2021

Reiny

"semoga Allah memberkahi dan merahmati kehidupan kami di dunia dan di akhirat sertai mengkaruniai kami keturunan yang sholeh dan sholehah. aamiin"

Rp 1.000.189

24 Apr 2021

Tia

"semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah, diberi kesehatan yang panjang, barokah, dan rezeki yang tidak terputus aamiin"

Rp 25.276

26 Mar 2021

Omah design

"Bismillah"

Rp 15.023

17 Feb 2021

Moudy
Rp 10.449

9 Feb 2021

Hamba allah
Rp 25.399

8 Feb 2021

Sulistiyowati
Rp 25.165

5 Feb 2021

Tommy Arjanggi
Rp 25.127

1 Feb 2021

Sigit sulistyawan
Rp 25.308

1 Feb 2021

Tommy
Rp 22.349

29 Jan 2021

Febri P

"Barakallah"

Rp 50.213