20 Tahun Hidup Tanpa Masjid, Muslim Pedalaman Gorontalo Shalat Berjamaah di Rumah

Selama 20 tahun lamanya warga Dusun Sara’a memimpikan adanya kehadiran masjid. Sementara lokasi masjid terdekat jaraknya cukup jauh, sekitar 3 kilometer. Selain jauh, jalanan yang harus dilalui pun cukup terjal. Jalanan berbatu dan berlumpur menjadi kendala bagi mereka untuk beribadah.

Warga sudah menyiapkan tanah wakaf untuk pembangunan masjid yang hingga kini masih dalam angan

Miris rasanya bagi kami saat mengetahui ada warga muslim yang tinggal di sebuah desa terpencil dan belum memiliki masjid. Mereka biasa menggunakan rumah salah seorang warga untuk shalat berjamaah dan kegiatan mengaji. Inilah dilema yang dirasakan saudara kita di Dusun Sara’a Desa Pilohulata Kec. Monano Kab. Gorontalo Utara.

Sedikitnya, terdapat 36 Kepala Keluarga (KK) mendiami dusun ini. Dibutuhkan waktu 4 jam perjalanan dari Kota Gorontalo sampai ke lokasi dusun tersebut.

Meski belum ditunjang dengan keberadaan masjid, kami melihat bahwa muslim setempat taat menjalankan sholat berjamaah. Namun kegiatan ibadah itu rutin dilakukan di rumah salah seorang warga.

Mereka beribadah di rumah salah seorang warga di ruangan yang sangat sempit

Pa Wani mengaku rumahnya seringkali penuh jika dipakai sholat dan ngaji. Meskipun senang rumahnya dipakai ibadah, tapi ia merasa iba melihat warga shalat berdesakan di ruangan yang sempit.

“Sejak tahun 92 kampung ini berdiri, hingga kini belum ada masjid di kampung kami. Jadi, biasanya warga shalat berjamaah magrib hingga isya di rumah saya. Kadang merasa sedih juga, sudah bertahun lamanya kami beribadah seperti ini, kami sangat berharap ada yang mau bantu bangunkan masjid untuk kampung kami,” kata Pa wani.

Sementara Relawan Masjid Nusantara Ali mengatakan masyarakat setempat belum cukup mampu berswadaya untuk pembangunan masjid, lantaran tingkat ekonomi mereka yang rendah.

Mayoritas warga berekonomi rendah dan mendiami rumah yang sederhana

“Mayoritas warga disini bermata pencaharian sebagai petani jagung, yang hanya panen selama 2 kali dalam setahun. Jadi memang kondisi ekonomi mereka sangat mengkhawatirkan,” ungkap Ali.

Warga sempat beberapa kali dijanjikan adanya bantuan masjid dari sejumlah tokoh dan pejabat setempat. Namun hingga kini, bantuan tersebut tak kunjung terealisasi.

Yuk sobat, kita hadirkan masjid untuk Muslim Pedalaman Gorontalo. Bantu mereka merasakan sholat dan menimba ilmu Islam di masjid yang nyaman.

 

    Tidak ada update baru belum

Hamba Allah

23 Nov 2020

Rp 50.065

Hamba Allah

21 Nov 2020

Rp 35.151

DRA

20 Nov 2020

Rp 50.376

Hamba Allah

20 Nov 2020

Rp 15.017

Hamba Allah

20 Nov 2020

Rp 300.131

Hamba Allah

20 Nov 2020

Rp 50.264

Hamba Allah

"Semoga segera terbangun mesjidnya.. Aamiin"

17 Nov 2020

Rp 100.416

Hamba Allah

16 Nov 2020

Rp 15.238

Hamba Allah

16 Nov 2020

Rp 50.221

Hamba Allah

"Semoga selalu dalam lindungan Allah. Maaf hanya bs membantu sedikit"

15 Nov 2020

Rp 100.461

Hamba Allah

14 Nov 2020

Rp 5.000.303

Hamba Allah

14 Nov 2020

Rp 50.357

Hamba Allah

13 Nov 2020

Rp 100.110

Hamba Allah

13 Nov 2020

Rp 50.317

Arifkunc

"Baarakallah"

13 Nov 2020

Rp 50.197

Nina Evawaty

13 Nov 2020

Rp 100.083

Hamba Allah

13 Nov 2020

Rp 50.404

Hamba Allah

13 Nov 2020

Rp 50.284