Manfaatkan Dana Riba dan Syubhat untuk Maslahat
Sudah berusaha menghindar, tetapi ada situasi tak terelakkan yang membuat uang kita di bank tercampur bunga. Atau ada situasi di mana terpaksa menerima uang yang kita sendiri ragu kehalalannya.

Sobat, dunia adalah tempat ujian keimanan, salah satunya ujian harta riba dan syubhat. Jika sama sekali tidak bisa menolaknya, ada cara untuk berlepas diri (takhallush) dari harta semacam ini.

Manfaatkan harta itu! Tetapi bukan untuk pribadi, melainkan untuk orang lain.

Hukum Memanfaatkan Dana Riba dan Syubhat

Jumhur ulama dari Hanafiyah, Malikiyah, Syafi’iyah dan Hambali mengatakan, dana riba dan syubhat boleh diberikan untuk fasilitas umum, seperti jalan, toilet, atau jembatan. Bisa juga untuk kemaslahatan fakir-miskin, misalnya mereka yang terlilit utang riba.

Syaikh Ibnu Jibrin menambahkan, “…dia boleh mengambil keuntungan yang diberikan oleh bank, semacam bunga, namun jangan dimasukkan dan disimpan sebagai hartanya. Akan tetapi dia salurkan untuk kegiatan sosial, seperti diberikan kepada fakir miskin, mujahid, dan semacamnya…” (Fatawa Islamiyah, 2:884)

Menurutnya, langkah ini lebih baik dibandingkan membiarkan bunga mengendap di bank, karena bisa saja dimanfaatkan untuk menyokong misi kekafiran atau menghalangi dakwah Islam.

Warga Sinarjaya, Garut, tak memiliki MCK di rumahnya, sehingga harus antri di fasilitas MCK desa dan membersihkan diri seadanya.
Bukan Sedekah, tapi Berlepas Diri

Namun, harta riba dan syubhat tidak boleh untuk membangun masjid. Pemberian ini juga bukan sedekah, melainkan berlepas diri (takhallush). Mengapa demikian?

Karena membangun masjid dan sedekah harus dari harta halal dan thoyyib.

“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah itu thoyyib (baik). Allah tidak akan menerima sesuatu melainkan dari yang thoyyib (baik).” (HR. Muslim)

Sobat, lihatlah, betapa Allah memudahkan kita menjadi muslim sejati. Allah memahami, betapa lemahnya kita sebagai manusia, sehingga kerap khilaf melakukan dosa.

Akses jalan menuju salah satu surau/mushola di Nagari Garabak Data, Solok, Sumatra Barat.
Namun, Allah selalu memberi jalan ampunan. Termasuk membersihkan harta dan berlepas diri dari harta haram dengan memberikannya untuk kemaslahatan umat.

Hasil dari program ini akan disalurkan untuk pembangunan toilet warga, seperti yang dibutuhkan warga Desa Sinarjaya, Bungbulang, Garut, atau akses jalan menuju masjid, seperti yang dibutuhkan warga Nagari Garabak Data, Solok, pelosok Sumatra Barat, dan juga daerah lainnya di Indonesia.

***

Bantu program ini :

  1. Klik tombol "BANTU SEKARANG"
  2. Isi nominal donasi yang ingin diberikan
  3. Pilih metode pembayaran: GOPAY/BCA/Mandiri/Mandiri Syariah/Bank Muamalat/BNI Syariah
  4. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan pembayaran

Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.

    Tidak ada update baru

15 Oct 2021

Hamba Allah
Rp 200.070

7 Oct 2021

Hamba Allah
Rp 100.460

1 Oct 2021

Hamba Allah
Rp 125.268

30 Sep 2021

Hamba Allah
Rp 50.126

29 Sep 2021

Hamba Allah
Rp 15.156