Bantu Perluasan Masjid Al Ikhlas, Masjid Pemersatu TNI dan Rakyat

Baju hijau lorengnya sangat khas. Kiprah mereka pun bukan hanya dalam bidang pertahanan dan keamanan, tapi juga kemanusiaan. Merekalah Tentara Negara Indonesia (TNI), angkatan bersenjata Republik Indonesia.

Karena lahir dari ‘rahim’ rakyat, kehadiran TNI bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mengayomi masyarakat. Hal ini bahkan terwujud dalam jargon ‘TNI Manunggal dengan Rakyat’.

Dalam KBBI, arti manunggal adalah menjadi satu dalam sikap dan tingkah laku; luluh (bercampur, berpadu) sehingga tidak terpisahkan. Inilah gambaran TNI yang akan selalu bersama rakyat sebagai teman, keluarga, dan pelindungnya.

Semangat manunggal bersama rakyat pun selalu dipegang oleh Kompi Kavaleri 4/Tarantula Hitam Cakti (Kikav 4/THC). Berlokasi di Jalan Salak Kota Bandung, markas mereka berdekatan dengan permukiman sipil. Otomatis, interaksi antar anggota dan masyarakat pun terjalin sehari-hari.

Salah satu wadah interaksi mereka adalah melalui kegiatan keagamaan di Masjid Al Ikhlas. Meski berlokasi di lingkungan militer, warga sipil pun bisa menggunakan masjid ini.

Semakin hari, jamaah masjid semakin membludak. Sayangnya, bangunan masjid sempit dan tidak memadai untuk menampung semua jamaah.

Kondisi ini mendorong para prajurit Kikav 4/THC mencari solusinya. Selain sebagai bentuk kewajiban seorang muslim, ikhtiar para prajurit ini pun sebagai pemenuhan poin terakhir dalam “Delapan Wajib TNI” yang berbunyi, menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

Akan tetapi, di atas semuanya itu, usaha pembangunan Masjid Al Ikhlas adalah ikhtiar para prajurit muslim ini mendekatkan diri kepada Allah.

“Renovasi masjid ini pun sebagai sarana pembinaan mental dan pembinaan personil prajurit meraih pengalaman beragama yang hakiki, yang bisa diaplikasikan ke kehidupan sehari-hari,” tutur Lettu Kav. Martona, Ketua Panitia pembangunan masjid.

Mewakili kesatuannya dan masyarakat sekitar, Lettu Martona berharap Masjid Al Ikhlas bisa diperluas, sehingga sanggup menampung jamaah, terutama saat shalat Jumat.

 

Sobat Masjid, mari bantu wujudkan niat mulia para prajurit TNI ini merenovasi Masjid Al Ikhlas, tempat mereka mengamalkan hablum-minallah dan hablum-minannas.

Hablum-minallah, karena di Masjid Al Ikhlas, para prajurit menjalankan ibadah ritual mereka sebagai muslim menyembah Allah. Hablum-minannas, karena di masjid itupun, mereka berinteraksi dan berkoordinasi dengan warga sipil, sebagai ikhtiar mewujudkan keutuhan bangsa.

“Barangsiapa yang membangun masjid hanya karena Allah meskipun selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.”

    Tidak ada update baru belum

Deliar Noor

1 Sep 2020

Rp 15.468

Hamba Allah

1 Sep 2020

Rp 15.335