Bangun 5 Surau di Kampung Tengah Hutan Solok
Ini bukan sekadar judul novel klasik karya A.A. Navis. Di Nagari Garabak Data, 15 kilometer dari kota kecamatan Tigo Lurah, Solok, Sumatera Barat, 3 dari 5 surau yang ada di desa itu, sudah rata dengan tanah.

Garabak Data terdiri dari tiga jorong (kampung), yaitu Garabak, Data, dan Lubuk Tareh. Awalnya, di sana ada 1 masjid jami’ dan 5 surau/mushola.

Berdasarkan adat-istiadat di sana, masjid hanya berfungsi saat shalat Jumat dan shalat hari raya, karena penyelenggaraan shalat berjamaah massal harus seizin ulama setempat.

Selain itu, jarak antar jorong sangat jauh, sehingga kalau mau shalat Jumat ke masjid jami’, warga jorong Garabak harus berangkat sejak pukul 10 pagi.

Akhirnya, penduduk tiap jorong membangun surau untuk shalat lima waktu dan pengajian anak-anak. Namun sebagai buruh kebuh, kemampuan mereka hanya bisa membangun mushola seadanya dari papan kayu.

Mushola-mushola itu adalah:

1. Mushola Bukik Tunduak

2. Mushola Pangka Cubadak

3. Mushola Koto Muaro Sungai Kandi

4. Mushola Ikua Koto

5. Mushola Buah Dama

 

Bentuknya seperti rumah panggung. Seiring bilangan tahun, kerusakan memakan surau-surau ini, hingga 3 di antaranya ambruk, sementara 2 lagi sudah bocor dan keropos di sana-sini. Ibarat menunggu waktu menyusul teman-temannya.

Akibatnya, kegiatan di 3 surau yang sudah ambruk, terganggu. Shalat berjamaah dialihkan di 2 surau lain, atau dilakukan di rumah masing-masing. Pengajian anak-anak pun dialihkan ke rumah guru ngaji.

Sobat, berada di tengah kawasan hutan lindung, Garabak Data seperti terisolasi dari modernitas. Tidak ada sinyal telepon seluler, internet, bahkan listrik pun belum masuk.

 

Lupakan jalan aspal, akses dari dan keluar desa hanyalah tanah terjal yang tidak bisa dilalui kendaraan biasa. Harus mesin double gardan atau motor trail. Jika tidak ada keduanya, maka hanya bisa jalan kaki.

Sobat, kehilangan 3 dari 5 surau adalah kesedihan mendalam untuk penduduk Nagari Garabak Data yang—seperti masyarakat Sumatera Barat pada umumnya—teguh memegang agamanya.

Penting bagi mereka memiliki akses yang mudah untuk beribadah. Maka, keberadaan surau-surau di Nagari Garabak Data sangat krusial, untuk beribadah, dakwah, dan kegiatan penopang keislaman lainnya.

Mengandalkan kemampuan mereka sendiri tentu sulit. Jadi, bersediakah kamu membantu membangun kembali 5 surau kebanggaan mereka?

***

Bantu program ini :

  1. Klik tombol "BANTU SEKARANG"
  2. Isi nominal donasi yang ingin diberikan
  3. Pilih metode pembayaran: GOPAY/BCA/Mandiri/Mandiri Syariah/Bank Muamalat/BNI Syariah
  4. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan pembayaran

Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.

    Tidak ada update baru belum

19 Jun 2021

Hamba Allah
Rp 20.061

17 Jun 2021

ENDRIK DERMAWAN

"Semoga niat nya cepat yerwujut"

Rp 100.096

16 Jun 2021

ABUMUADZ
Rp 500.059

15 Jun 2021

Hamba Allah
Rp 20.455

14 Jun 2021

Adam

"Semoga bermanfaat"

Rp 150.420

14 Jun 2021

Hamba Allah
Rp 20.365

11 Jun 2021

Dani kurniawan
Rp 300.294

11 Jun 2021

MOHAMAD NUR RIZAL
Rp 250.083

8 Jun 2021

Hamba Allah
Rp 100.429

7 Jun 2021

Hamba Allah
Rp 100.324