3 Tahun Masjid Tak Kunjung Rampung, Para Petani di Pelosok Maros Harapkan Bantuan

Masjid Al-Ikhlas merupakan satu-satunya masjid harapan warga di Dusun Kacicu Desa Wanuawaru Kec. Mallawa Kab. Maros Sulawesi Selatan. 3 tahun lamanya warga pelosok ini berswadaya demi terbangunnya masjid yang kokoh. Namun hingga kini pembangunan masjid belum juga rampung, lantaran warga tak cukup biaya.

Kampung yang dihuni oleh sekitar 80 Kepala Keluarga (KK) ini bermata pencaharian sebagai petani ladang. Tingkat ekonomi mereka cukup rendah lantaran pendapatan bergantung pada hasil panen sekali dalam setahun.

Warga Muslim Mallawa berkumpul di halaman masjid seusai ibadah shalat magrib (masjidnusantara.org)

Meski hidup serba kekurangan, mereka miliki mimpi mulia. Yakni mewujudkan masjid yang kokoh. Untuk itu, mereka berswadaya mengumpulkan dana yang ada untuk pembangunan masjid. Iuran masyarakat setempat yang tak seberapa itu menjadi sumber dana utama renovasi masjid.

Dana yang terkumpul memang masih jauh untuk menyelesaikan pembangunan, tapi masyarakat tetap bersemangat  bergotong royong, demi mengokohkan satu-satunya masjid di dusun mereka.

Beginilah kondisi masjid setelah 3 tahun dibangun dengan swadaya seadanya (masjidnusantara.org)
Semangat gotong royong warga setempat yang menginginkan terbangunnya satu-satunya masjid di dusun mereka (masjidnusantara.org)

Setelah 3 tahun pembangunan, hingga kini masjid berukuran 13x 13 meter itu berdiri tanpa dinding dan belum bertegel. Meski belum cukup layak digunakan, namun warga tetap memfungsikannya untuk aktivitas beribadah sehari-hari.

“Walaupun hingga kini masjid belum selesai terbangun, tapi masjid selalu ramai digunakan warga untuk beribadah. Karena memang tak ada lagi masjid lain di 2 RT di kampung ini. Lokasi masjid terdekatnya sangat jauh pa, jaraknya sekitar 5 kilometer,” kata Adi panitia pembangunan masjid.

Lantaran masjidnya belum bertembok, lanjut dia, warga mengakalinya dengan menutupi badan masjid menggunakan terpal. Sehingga bila hujan tiba dan angin yang kuat tidak menerpa jamaah.

Warga beribadah dengan terlindungi oleh terpal yang menyelimuti masjid (masjidnusantara.org)

“Kalau hujan para jamaah kita sering kebasahan pak, karna meski sudah beratap tapi masjidnya kan belum bertembok. Jadi warga mengakalinya dengan menutupi badan masjid menggunakan terpal. Jadi untuk sementara ini sebisa mungkin kami mengakali cara agar warga bisa beribadah dengan nyaman di masjid yang belum rampung ini,” lanjut adi.

Masjid Al-Ikhlas ini juga tak hanya akan digunakan warga kampung kacicu RT 1 dan 2 tapi juga bisa dimanfaatkan oleh warga di sekitar Dusun lain untuk digunakan ibadah Jumaat dan ibadah Hari Raya serta aktivitas keagamaan lainnya.

Yuk sobat berikan infaq terbaik. Hadirkan masjid yang kokoh dan nyaman untuk kebahagiaan muslim setempat.

    Tidak ada update baru belum

Hamba Allah

"Semoga membantu"

21 Sep 2020

Rp 10.254

Hamba Allah

11 Sep 2020

Rp 100.225

Muhammad Fadhil

4 Sep 2020

Rp 50.281

Hamba Allah

"semoga bermanfaat"

3 Sep 2020

Rp 200.281