Pembangunan MASJID yang TERBENGKALAI di KARO

  • Rp300.000.000

    Target
  • Rp7.115.000

    Dana Terkumpul
  • 0

    Hari lagi
Pencapaian (%) :
2.37%
This campaigns is over.

Deskripsi

“Saya belum lama kenal Islam. Sampai sekarang belum pernah sholat berjamaah di Masjid kampung sendiri. Jumatan saja, kami harus jalan 10 Km ke kampung tetangga”, Pak Senang

“Saya belum lama kenal Islam. Sampai sekarang belum pernah sholat berjamaah di Masjid kampung sendiri. Jumatan saja, kami harus jalan 10 Km ke kampung tetangga”, Pak Senang

Pak Senang (40an), mualaf Kampung Rih Tengah. Sehari-hari bekerja garap kebun jagung. Ia mengenal Islam belum lama, sekitar 5 tahun yang lalu. Ia ingin sekali bisa merasakan nikmatnya sholat berjamaah di kampung sendiri.

Rih Tengah sendiri merupakan kampung minoritas muslim yang berada di kabupaten karo. Kira-kira berjarak 136 Km dari Kota Medan. Pada tahun 1980 an jumlah muslim di Rih Tengah hanya 10 KK dari 65 KK. Alhamdulillah kini, jumlahnya meningkat menjadi 46 KK dari 120 KK.

Berbeda dengan Muslim di perkotaan yang mudah jika ingin melaksanakan sholat jamaah di Masjid. Warga kampung Rih tengah sampai saat ini belum bisa merasakan karena tidak adanya masjid/mushola.

Jum’at an saja mereka harus berjalan sekitar 10 Km ke desa tetangga. Jika turun hujan, hal itu tidak bisa dilakukan, karena jalan keluar desa rusak, tanah liat dan khawatir tertimpa bebatuan dari tebing.

Selama ini aktivitas keagamaan seperti pengajian anak dan orang tua harus berpindah-pindah mengandalkan rumah warga yang memadai. Kondisi ini sungguh memprihatinkan. Terlebih sebagian dari mereka adalah mualaf, yang dari segi ilmu, ibadah dan pemahaman tentang Islam nya banyak yang belum memadai.

Hal ini menjadikan keberadaan Masjid menjadi penting sebagai pusat aktivitas keagamaan dan syiar Islam.

Alhamdulillah seorang warga tergerak mewaqafkan sebagian tanahnya. Pembangunan Masjid menemui titik terang. Bantuan lain juga datang dari proyek pembangkit listrik dalam bentuk bahan material untuk membangun pondasi masjid seluas 8×8 meter.

Masjid ini nantinya akan diberi nama Masjid Al-Ikhlas. Namun, kini pembangunan Masjid terhenti karena terkendala dana yang sudah habis.

Melihat kondisi ini, Masjid Nusantara mengajak sahabat semua untuk berkontribusi demi terwujudnya cita-cita mereka bisa memiliki masjid.

“Barangsiapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangun baginya semisal itu di surga.” (HR. Bukhari no. 450 dan Muslim no. 533).

Sedikit saja yang kita infakkan di jalan Allah, insya Allah akan banyak manfaatnya untuk kita di dunia dan di akhirat

Nama Jumlah Tanggal
Anonymous Rp1.000.000 November 25, 2017
Anonymous Rp100.000 November 20, 2017
Anonymous Rp250.000 September 29, 2017
Anonymous Rp250.000 September 24, 2017
Anonymous Rp250.000 September 06, 2017
Anonymous Rp50.000 September 01, 2017
Anonymous Rp50.000 August 30, 2017
Anonymous Rp15.000 August 29, 2017
Anonymous Rp100.000 August 20, 2017
Anonymous Rp100.000 August 08, 2017
Anonymous Rp2.500.000 July 29, 2017
Anonymous Rp1.000.000 July 20, 2017
Anonymous Rp250.000 July 20, 2017
Anonymous Rp1.200.000 July 19, 2017

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Pembangunan MASJID yang TERBENGKALAI di KARO”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengajuan Proposal